Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sekulerisme Radikal vs Islam : Bagaimana Wajah Asli Sekulerisme dan Jalan Keselamatan Umat ?

 


Sekulerisme Radikal vs Islam

Bagaimana Wajah Asli Sekulerisme dan Jalan Keselamatan Umat

 

1. Apa Itu Sekulerisme?

Sekulerisme bukan sekadar netralitas agama, tetapi merupakan:

"Pemisahan agama dari kehidupan" (فصل الدين عن الحياة)

yang kemudian melahirkan:

"Pemisahan agama dari negara dan pemerintahan."

 

Kitab At-Tafkir menjelaskan bahwa ide ini lahir dari konflik sejarah Eropa antara gereja dan penguasa dengan rakyat. Sebagian pemikir Eropa menolak agama sama sekali, sementara sebagian lain menerima keberadaan agama tetapi menuntut agar agama dipisahkan dari kehidupan publik dan pemerintahan. Dari sinilah lahir ideologi kapitalisme dan demokrasi.

 

2. Mengapa Disebut "Sekulerisme Radikal"?

Dalam kitab Nida' Har ila al-Muslimin disebutkan bahwa pemisahan agama dari negara bukan hanya kesalahan politik, tetapi merupakan:

"Aqidah pemisahan agama dari negara."

Bahkan kitab tersebut menyatakan:

"Fashl ad-din 'an ad-daulah (memisahkan agama dari negara) adalah aqidah kufur."

 

Argumen yang dibangun adalah:

Jika Allah memerintahkan:

  • shalat,
  • zakat,
  • hudud,
  • muamalah,
  • pemerintahan,
  • hukum pidana,
  • hukum ekonomi,

maka memisahkan sebagian hukum Allah dari kehidupan dianggap sebagai penolakan terhadap bagian syariat yang wajib diterapkan.

 

3. Dalil yang Dijadikan Landasan Penolakan Sekulerisme

A. QS Al-Maidah ayat 48

Allah berfirman:

"Maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu mereka."

 

Dalil ini dijadikan dasar bahwa hukum harus bersumber dari wahyu, bukan dari kehendak manusia.

 

B. QS Al-Maidah ayat 49

Allah berfirman:

"Dan hendaklah engkau memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang Allah turunkan."

 

Ayat ini juga digunakan dalam Muqaddimah Dustur sebagai dasar kewajiban berhukum dengan syariat Allah.

 

C. QS Ali Imran ayat 104

"Dan hendaklah ada di antara kalian segolongan umat yang menyeru kepada kebaikan..."

 

Ayat ini digunakan sebagai dasar kewajiban adanya kelompok dakwah yang mengembalikan umat kepada Islam secara menyeluruh.

 

4. Hubungan Sekulerisme dengan Demokr4si

Kitab At-Tafkir menjelaskan:

"Demokr4si lahir dari aqidah pemisahan agama dari kehidupan."

Argumen yang dibangun:

Karena agama dipisahkan dari kehidupan, maka:

  1. manusia dianggap berhak membuat hukum sendiri;
  2. rakyat dianggap sumber kedaulatan;
  3. mayoritas suara dianggap sumber legitimasi hukum.

Sedangkan dalam Islam:

  • kedaulatan milik syariat Allah;
  • manusia tidak berwenang menghalalkan dan mengharamkan menurut akalnya sendiri.

Karena itu disimpulkan:

"Demokr4si adalah sistem kufur."

 

5. Dampak Sekulerisme

A. Menghancurkan Ukhuwah Islamiyah

Kitab Nida' Har ila al-Muslimin menjelaskan bahwa setelah Islam tidak lagi menjadi asas kehidupan:

  • ukhuwah Islamiyah melemah,
  • nasionalisme menggantikannya,
  • patriotisme menggantikannya,
  • ikatan wilayah menggantikan ikatan akidah.

 

B. Menggantikan Syariat dengan Hukum Buatan Manusia

Dalam Afkar Siyasiyah disebutkan:

Setelah Kh1l4fah runtuh, sistem-sistem kufur politik diterapkan di negeri-negeri Islam dan menggantikan Islam sebagai sistem kehidupan.

 

C. Westernisasi Pemikiran

Kitab At-Tafkir menjelaskan bahwa Barat menyebarkan:

  • demokrasi,
  • kapitalisme,
  • pandangan hidup Barat,

 

agar umat Islam menjadikannya sebagai standar berpikir dan meninggalkan keterikatan kepada syariat.

 

6. Wajah Asli Sekulerisme

Sekulerisme dipandang sebagai:

Wajah Sekulerisme  dan

Penjelasan

Pemisahan agama dari kehidupan >

Agama dibatasi pada ibadah pribadi

Pemisahan agama dari negara >

Hukum negara dibuat manusia

Kedaulatan rakyat >

Bukan kedaulatan syariat

Demokrasi >

Produk langsung sekulerisme

Kapitalisme >

Ideologi yang dibangun di atas sekulerisme

Nasionalisme >

Menggantikan ukhuwah Islamiyah

Westernisasi >

Menjauhkan umat dari syariat

 

7. Jalan Keselamatan Umat

Berikut langkah-langkahnya :

Pertama: Kembali kepada Aqidah Islam

Dalam Masyru' Dustur disebutkan:

"Aqidah Islam adalah asas negara, asas konstitusi dan asas seluruh hukum."

 

Kedua: Menjadikan Syariat Sebagai Sumber Hukum

Dalil yang terus diulang:

"Berhukum dengan apa yang Allah turunkan."

 

Ketiga: Membentuk Kesadaran Politik Islam

Dalam Afkar Siyasiyah dijelaskan bahwa umat harus memahami politik sebagai:

"Ri'ayah syu'un al-ummah" (mengurus urusan umat).

 

Keempat: Melakukan Dakwah dan Amar Makruf Nahi Mungkar

Berdasarkan QS Ali Imran 104 yang dijadikan landasan pembentukan kelompok dakwah.

 

Kelima: Mengembalikan Kehidupan Islam Secara Menyeluruh

Penerapan Islam tidak cukup pada aspek ibadah individu saja, tetapi mencakup:

  • politik,
  • ekonomi,
  • sosial,
  • pendidikan,
  • peradilan,
  • hubungan internasional.

 

Hujjah yang Digunakan

Hujjah utama yang digunakan adalah:

  1. Islam adalah mabda' (ideologi) yang mengatur seluruh aspek kehidupan.
  2. Allah mewajibkan berhukum dengan syariat-Nya.
  3. Pemisahan agama dari kehidupan bertentangan dengan konsep Islam sebagai sistem hidup yang sempurna.
  4. Demokrasi dan kapitalisme lahir dari sekulerisme sehingga tidak boleh dijadikan asas kehidupan menurut pandangan kitab-kitab tersebut.
  5. Kebangkitan umat menurut kitab-kitab ini hanya mungkin dengan kembali kepada aqidah Islam dan penerapan syariat secara menyeluruh.


 

Penutup

Sekulerisme dipandang bukan sekadar teori politik, melainkan sebuah aqidah yang memisahkan wahyu dari pengaturan kehidupan. Karena itu, jalan keselamatan umat yang ditawarkan dalam kitab-kitab tersebut adalah mengembalikan Islam sebagai asas berpikir, asas hukum, asas negara, dan asas kehidupan secara menyeluruh melalui penerapan syariat yang bersumber dari Al-Qur'an dan As-Sunnah.

 

#Sekularisme #IslamVsSekularisme #TolakSekularisme #Khilafah #SyariahIslam #DakwahIslam #UmatIslam #IslamKaffah #PolitikIslam #PemikiranIslam #AqidahIslam #KajianIslam #MuslimIndonesia #IslamicReminder #DakwahDigital #NgajiPemikiran #LiterasiIslam #PeradabanIslam #IslamicContent #FYPIslam #ViralIslam #ReelsIslam #ShortsIslam #TikTokDakwah #KontenIslam #MuslimBangkit #IslamRahmatanLilAlamin #PemudaIslam #Ulama #KajianUmat

Posting Komentar untuk "Sekulerisme Radikal vs Islam : Bagaimana Wajah Asli Sekulerisme dan Jalan Keselamatan Umat ?"