Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

ISTIQAMAH

 


ISTIQAMAH

Yang sering membuat seseorang lelah dalam berhijrah sebenarnya bukan karena Islam itu berat.

Tetapi karena hidup setengah-setengah dalam ketaatan.

Hari ini semangat ibadah.
Besok kembali tenggelam dalam maksiat.

Hari ini ingin berubah.
Besok kembali mengikuti hawa nafsu.

Padahal istiqamah bukan tentang menjadi manusia tanpa dosa.
Melainkan tentang tetap berjalan menuju Allah, meski tertatih.

 

Banyak orang mengira istiqamah itu melelahkan.

Padahal yang paling melelahkan adalah hidup tanpa arah.

Hari ini dekat dengan Allah.
Besok kembali jauh.

Hari ini menangis dalam doa.
Besok kembali lalai tanpa rasa bersalah.

Hati menjadi lelah karena terus berpindah arah antara taat dan maksiat.

 

Istiqamah berarti tetap lurus di atas jalan ketaatan.

Melaksanakan perintah Allah.
Menjauhi larangan-Nya.

Bukan hanya dalam ibadah pribadi.
Tetapi juga dalam:
• menjaga lisan,
• menjaga pandangan,
• berlaku jujur,
• menepati amanah,
• dan tetap bertahan di jalan dakwah saat ujian datang.

 

Istiqamah tidak lahir dari semangat sesaat.

Ia tumbuh dari keyakinan yang kuat.

Ketika hati benar-benar yakin bahwa Allah adalah tujuan utama, maka seseorang akan menemukan alasan untuk tetap bertahan.

Karena itu, yang paling penting dijaga bukan hanya amal.
Tetapi juga hati.

Sebab hati yang rusak perlahan akan mematikan amal yang baik.

 

Ujian istiqamah tidak selalu datang dalam bentuk kesulitan.

Kadang justru hadir dalam bentuk kesenangan.

Pujian dapat melalaikan.
Harta dapat membuat lupa.
Jabatan dapat mengubah manusia.
Lingkungan dapat menggoyahkan prinsip.

Tidak semua yang menyenangkan itu baik untuk iman.

 

Orang yang istiqamah bukanlah orang yang tidak pernah jatuh.

Tetapi orang yang selalu kembali kepada Allah setiap kali terjatuh.

Ia sadar bahwa dosa terbesar bukan hanya maksiat.

Tetapi ketika hati mulai nyaman hidup jauh dari Allah.

  1.  

Jika ingin istiqamah, jangan berjalan sendirian.

Dekatlah dengan lingkungan yang saleh.

Karena teman bisa menentukan arah hidup seseorang.

Lingkungan yang mencintai akhirat akan menguatkan iman.
Sedangkan lingkungan yang lalai perlahan akan melemahkan hati.

 

Jangan meremehkan shalat malam.

Banyak orang mampu bertahan menghadapi beratnya hidup bukan karena dirinya kuat.

Tetapi karena hatinya dikuatkan Allah.

Di saat manusia tertidur lelap, ada hamba-hamba yang menangis dalam sujud panjang.

Dan sering kali, dari tahajud itulah lahir keteguhan hati.

 

Jangan pernah merasa aman dari futur dan kelalaian.

Teruslah meminta kepada Allah agar hati dijaga dalam ketaatan.

Karena istiqamah bukan semata hasil kekuatan diri.

Tetapi karena Allah masih menolong kita untuk tetap dekat kepada-Nya.

Semoga Allah menjaga hati kita sampai akhir hayat.

Aamiin.

 

“Amal yang paling dicintai Allah adalah amal yang terus dilakukan walaupun sedikit.”
(HR. Bukhari & Muslim)

Sekarang giliran Anda:

Dalam hal apa hari ini Anda sedang berjuang untuk istiqamah?

 

#Istiqamah #Hijrah #Muhasabah #DakwahIslam #SelfReminder #PemudaHijrah #KajianIslam #IslamicReminder #MuslimIndonesia #Hidayah #RenunganIslam #HijrahItuIndah #MotivasiIslam #NasihatIslam #BelajarIslam #DakwahPemuda #QuotesIslam #Tadabbur #Akhirat #Shalat #Tahajud #Iman #FYP #Viral 

Posting Komentar untuk " ISTIQAMAH"